Senin, 01 Februari 2021

3.9 Mengevaluasi permasalahan jaringan fiber optic

 Mengevaluasi permasalahan jaringan fiber optic

permasalahan jaringan fiber optik


Erna sari: 3.5 Mengidentifikasi jenis-jenis kabel fiber optic

Ada banyak jenis masalah jaringan yang dapat menyebabkan gangguan pada sebuah komputer, gangguan jaringan local, sampai gangguan pada koneksi jaringan global.


1. Masalah jaringan karena kegagalan kabel jaringan

Yang ini merupakan masalah jaringan yang umum kita temui akibat putusnya kabel jaringan yang bisa mempengaruhi kinerja sebuah komputer dalam jaringan karena putusnya kabel patch anda karena digigit tikus; masalah jaringan yang berdampak pada satu blok gedung karena putusnya kabel antar switch (uplink cable); atau bahkan berdampak pada sebagian besar komputer dalam jaringan lan anda karena kegagalanbackbone cable.


2.kerusakan pada Kabel dan konektor Jaringan

Kabel dan konektor merupakan media penghubung antara komputer dengan komputer lain atau dengan peralatan lain yang digunakan untuk membentuk jaringan. Kabel dan konektor untuk membuat jaringan LAN yang banyak digunakan ada 3 jenis yaitu:

Ø Jenis kabel serat optik menggunakan konektor SC dan ST.

Gangguan atau kerusakan pada kabel dan konektor jenis serat optik sangat jarang, tetapi memerlukan penanganan secara khusus untuk perawatan jaringan

Ø Jenis Kabel UTP dengan konekor RJ45.

Gangguan atau kerusakan pada kabel jenis ini adalah konektor yang tidak terpasang dengan baik (longgar), susunan pengkabelan yang salah dan kabel putus. Indikasi yang dapat.


dilihat adalah lampu indikator yang tidak hidup pada kartu jaringan atau pada Hub/switch. Jaringan menggunakan kabel UTP kesalahan yang muncul relatif sedikit, karena jaringan terpasang menggunakan topologi star, workstation terpasang secara paralel dengan menggunakan swicth/hub. Sehingga yang terjadi gangguan hanya pada workstation yang kabelnya mengalami gangguan saja

Ø Jenis kabel Coaxial dengan konektor BNC.

Kabel jenis coaxial memiliki akses yang cukup lambat bila dibandingkan jenis kabel lainnya dan sering terjadi gangguan karena konektor yang longgar (tidak konek), kabel short dan kabel terbuka resistor pada terminating conector. Short pada pemasangan kabel dengan plug konektor ini menyebabkan system jaringan akan down dan komunikasi antar komputer berhenti


Jika terjadi kerusakan pada kabel dan konektor jaringan yang disebabkan oleh suatu hal, solusinya kita lihat dahulu apakah kabel yang kita gunakan itu benar-benar tidak bias digunakan lagi atau masih bisa, jika tidak kita perlu menggantinya dengan kabel dan konektor yang baru.atau jika yang rusak itu hanya pada konektornya namun kabelnya masih dapat digunakan kita hanya perlu memgganti konektornya saja.

3. Masalah jaringan karena kegagalan piranti jaringan

Skala gangguan akibat dari kegagalan piranti jaringan juga bisa bervariasi, dari hanya sebuah komputer karena kegagalan NIC – lan card; beberapa komputer karena kegagalanswitch; atau bahkan berskala luas karena kegagalan pada switch central yang menghubungkan jaringan server. Untuk kegagalan lan card di salah satu komputer bisa diganti dengan network card cadangan anda.


4.Gangguan atau Kerusakan pada Hub/switch

Hub/switch merupakan terminal atau pembagi signal data bagi kartu jaringan (Network Card). Jika Hub mengalami kerusakan berarti seluruh jaringan juga tidak dapat berfungsi untuk berkomunikasi antar workstation atau komputer workstation dengan server. Apabila terjadi kerusakan pada Hub dapat dilihat pada lampu indikator power dan lampu indikator untuk masing masing workstation. Apabila lampu indikator power Hub/switch mati berarti kemungkinan besar Hub tersebut rusak. Jika ada lampu indikator workstation yang tidak menyala menyatakan bahwa komputer workstation sedang tidak aktif (tidak hidup) atau ada gangguan pada komputer workstation tersebut.

Jika terjadi kerusakan pada HUB maka pertama kita harus mengecek apakah HUB yang kita gunakan memang sudah rusak atau hanya mengalami gangguan saja,namun jika HUB yang kita gunakan memang benar-benar pasitif rusak maka kita perlu menggantinya dengan HUB yang baru atau dapat diperbaiki ditempat service khusus.namun saran kami lebih baik mengganti dengan yang baru selain kwalitasnya yang lebih bagus biasanya biaya memperbaiki hampir sama dengan biaya membeli baru.


5. Masalah jaringan karena kegagalan system

Kegagalan system bisa saja karena ada masalah dengan DHCP server anda sehingga clients tidak menerima IP address. Atau bisa saja karena ada masalah dengan system Directory Services anda sehingga clients tidak bisa logon ke jaringan.Atau bisa saja karena ada masalah dengan register nama pada system DNS anda.


6.Tidak bisa sharing data

Hal ini sering terjadi dikarenakan sharing pada computer masih di disable jadi kita harus mengaktifkan dengan

Jadi klik pada Lalu pilih lalu ceklist lalu apply

Selain itu mungkin sedang terjadi hang pada computer dan yang harus ditempuh adalah merestar komputer.

Hal ini juga sering terjadi karena IP yang kita gunakan salah atau sama dengan IP komputer lainnya. Ganti dengan IP yang beda.


7. Masalah jaringan karena ledakan virus

Jenis ini juga merupakan masalah jaringan yang bukan karena kegagalan infrastruktur jaringan fisik, akan tetapi system jaringan anda akan kebanjiran traffic dari pengaruh virus yang menyerang system server dan menulari ke semua komputer dalam jaringan anda. Kinerja dari system jaringan anda akan menjadi sangat pelan sekali bahkan boleh dibilang ambruk. Apa yang bisa anda lakukan dengan serangan virus ini adalah menerapkan best practice security policy, pertahanan system anda harus kebal sekali.


8. Masalah Koneksi putus-putusPenyebab : Kualitas Jaringan telepon menurun, suara telepon kemrosok atau ada dengung

Solusi : - Cek perkabelan rumah (dari KTB sampai Modem)

- Jika masih coba lapor ke kantor TELKOM terdekat


9. Masalah Koneksi Lambat

Penyebab : Banyaknya PC yang disharing.

Aktifitas Client-client PC yang Download atau Upload Malware (Virus, Trojan, Spyware) yang menghabiskan Bandwidth anda Kondisi PC yang Memang Lambat

Solusi : Gunakan Bandwidth management Gunakan antivirus atau anti Spyware


10. Masalahnya terdapat pada Network Connection, dimana nomer IP, Gateway dllnya nge-blank, padahal sudah di setting manual, Status jaringan connected dan masih bisa mengakses data jaringan via IPX/SPX/NetBIOS, tapi nomer IP nya tidak dapat maka akses internet tetap mati.

Solusi :

Error 1068: The dependency service or group failed to start. DHCP Client Service padaWindows XP tergantung pada tiga komponen berikut: * AFD * NetBios over Tcpip * TCP/IP Protocol Driver Jika salah satu dari driver diatas gagal jalan, maka DHCP ClientService akan gagal jalan / not start.

Langkah I - Pastikan bahwa ketiga file driver diatas ada pada tempatnya Buka Windows Explorer arahkan ke folder %Windir%\System32\Drivers. Pastikan file-file dibawah ini ada di folder tersebut: * afd.sys * tcpip.sys * netbt.sys

Jika satu atau beberapa dari file-file diatas hilang \ tidak ada, extrakkan dari Windows XP CD-ROM atau dari folder ServicePackFiles\i386. ---> Yang saya lakukan adalah mengkopikan dari komputer lain yang Windows XP-nya masih OK.

Langkah II - Direstart Simple TCP/IP dah jalan normal dan sambungan internet.


11. Masalah Koneksi lambat

Solusi: Menambah Kecepatan Koneksi Internet Menambah kecepatan akses internet sangat diinginkan para pengguna internet. Ada banyak cara digunakan untuk menambah kecepatan akses koneksi internet, dari cara simpel menonaktifkan loading gambar pada browser hingga penggunaan software tertentu.


12. Komputer tidak terdeteksi oleh komputer lain

Hal ini sering terjadi dikarenakan alamat digunakan dan IP yang kosong. Lalu ganti IP address sehingga bisa terdeteksi oleh komputer lain. Selain itu kita jug abis mengecek apakah komputet kita bisa terkoneksi dengan komputer orang lain lalu ketik pingàRun àcaranya adalah Klik start <> -t. misalnya ping 192.168.0.89. Nanti akan muncul balasan Jika Reply From . . . . . . berarti komputer kita sudah terkoneksi dengan baik jika muncul Request Time Out maka komputer kita tidak bisa terkoneksi dengan komputer lain.


sumber : http://risqimen.blogspot.com/2019/09/mengevaluasi-permasalahan-jaringan_6.html


SOAL TJBL WAN

1. Sebutkan dan jelaskan 15 permasalahan jaringan fiber optic ?

Media Penyimpan Data Eksternal

Macam-macam Penyimpanan Eksternal

Penyimpan eksternal adalah peranti yang dapat menyimpan data secara permanen. Dengan adanya penyimpan eksternal data, data tidak hilang ketika komputer dimatikan. Jenis media penyimpan eksternal data bermacam-macam. Pita magnetik, hard disk, disket, dan CD-ROM merupaka sebagian contoh media penyimpan eksternal.

Penyimpan eksternal (secondary storage atau external storage) adalah peranti yang dapat menyimpan data secara permanen. Data tidak hilang ketika komputer dimatikan. Sejauh ini, terdapat beragam penyimpanan eksternal. Pita magnetik, hard disk, disket, dan CD-ROM merupakan
sebagian penyimpan eksternal Kartu memori merupakan contoh penyimpan eksternal lainnya yang digunakan pada PDA dan juga pada kamera digital.
Beberapa jenis penyimpan eksternal mendukung operasi baca dan tulis. Hard disk dan disket merupakan contoh penyimpan eksternal seperti itu. Namun, ada juga penyimpan eksternal yang hanya bisa ditulis sekali; misalnya CD-WORM.


Peranti penyimpanan eksternal sebenarnya mencakup dua bagian, yaitu media tempat penyimpanan itu sendiri dan peranti untuk membaca atau menulis ke media tersebut. Peranti untuk membaca menulis ini disebut drive Sebagai contoh, media floppy disk memerlukan peranti floppy disk drive

1. Pita Magnetik

Media penyimpan pita magnetik (magnetic tape) terbuat dari bahan magnetik yang dilapiskan pada plastik tipis, seperti pita pada pita kaset Pada proses penyimpanan atau pembacaan data. Kepala pita (tape head) harus menyentuh media sehingga dapat mempercepat keausan pita. Data pada pita magnetik direkam secara berurutan dengan menggunakan drive yang khusus
untuk masing-masing jenis karena perekaman dilakukan secara sekuensial, maka untuk mengakses data yang kebetulan terletak di tengah, drive terpaksa harus memutar gulungan pita, hingga head mencapai tempat data tersebut. Hal ini membutuhkan waktu yang relatif lama walaupun begitu, teknologi pita magnetik masih banyak digunakan sebagai sarana backup data
atau pengarsipan. Pertama, karena pita magnetik merupakan peranti yang pertama kali muncul untuk membackup data sehingga orang terbiasa menggunakannya. Kedua, pita magnetik masih banyak digunakan mengingat kapasitasnya yang sangat besar dibanding dengan peranti penyimpan yang lain. Kapasitas penyimpanan pita magnetik saat ini mencapai 1 terabyte. Kecepatan putaranya pun bertambah tinggi dibandingkan pada masa lalu sehingga pengaksesan data dapat dilakukan lebih cepat. Secara garis besar, pita magnetik dibedakan menjadi reel tape dan tape cartridge Reel tape
berupa pita magnetik yang digulung dalam wadah berbentuk lingkaran, sedangkan cartridge berbentuk seperti kaset video atau bahkan ada yang seperti kaset audio.

Jenis teknologi yang digunakan pada pita magnetik beraneka ragam. Beberapa contoh: QIC, Travan. DAT, 8mim. Mammoth, AIT Technology, Digital Linear Tape, Super DLT, teknologi ADR, Linear Tape Open, dan teknologi VXA. Selain itu, terdapat pula teknologi yang mampu menggabungkan sejumlah pita atau bahkan dengan peranti penyimpan yang lain.

    A. QIC 

QIC adalah singkatan dari quarter-inch cartridge Semula dibuat oleh perusahaan 3M untuk menyimpan data telekomunikasi, tetapi kemudian banyak digunakan pada PC tunggal karena harganya murah Tape QIC akan secara otomatis mengoreksi data yang baru saja ditulis dan jika menemui
kesalahan otomatis akan menuliskan kembali data ke bagian pita berikutnya Kelemahan utama QIC adalah pada kompatibilitasnya. Tidak semua drive QJC kompatibel dengan gandar Biasanya. QIC menggunakan 72 track (alur penulisan data pada pita saat ini maksimal 144 track dengan kemampuan merekam data 10 sampai dengan 13 GB.


    B. Travan 

Travan dengan format TR 5 memiliki 108 crack kemampuan penyimpanan sebesar 10 GB/20 GD dan dengan kecepatan transfer data sebesar 1 Mbps

C. DAT

DAT merupakan singkatan dari Digital Audio Tape. Teknologi DAT dipergunakan untuk merekam pada pita dengan lebar 4 mm dengan mempergunakan teknik perekaman belical scan yaitu teknik yang digunakan untuk merekam pada video tape dengan kecepatan putaran 2000 RPM Pada teknik helical scan, perekaman dilakukan dalam posisi tulis agak miring. mampu merekam lebih padat. Untuk menghindari kesalahan, perekaman ditambah dengan ECC (Error Correction Codes) bila ada kesalahan perekaman, perekaman akan dilakukan ulang. Bila pada saat restore (data dibaca untuk dituliskan ke hard disk) — pita akan diputar terlebih dahulu untuk menemukan titik ujung penulisan data. Suat mengembalikan data dari pita ke sistem komputer, apabila terjadi kesalahan, kerusakan tersebut dapat diperbaiki dengan menggunakan ECC setelah semua data terverifikasi dengan benar, seluruh data dituliskan ke hard disk Salah satu format DAT adalah DDS (Digital Data Storage). Salah satu standar DDS yaitu DDS 4 yang mempunyai kapasitas 20 GB (atau 40 GB untuk yang terkompresi) dengan kecepatan transfer data
sebesar 2,4/4,8 Mbps.
E. 8mm 

8mm  Teknologi pita 8mm semula ditujukan untuk industri video, untuk menyimpan citra berwarna ber
kualitas tinggi. Saat ini teknologi 8mm telah diadopsi oleh industri komputer sebagai cara menyimpan data dalam jumlah besar lebih besar daripada DAT
Pita 8mm juga memanfaatkan teknologi helical scaN. Selain itu ada dua protokol utama yang diterapkan pada teknologi ini, dengan mempergunakan algoritma kompresi yang berbeda dan teknologi drivenya pun berbeda. Teknologi tersebut adalah Mammoth buatan Exabyte Corporation serta AIT(Advanced Intelligent Tape) buatan Seagate dan Sony.
F. Mammoth 

Mammoth memiliki teknologi yang lebih maju dan andal. Drive Mammoth memiliki suku cadang yang line an drive 8mm serta didesain secara khusus untuk meningkatkan reliabilitas, dengan cara menjaga kestabilan putaran dan penarikan pita Mammoth memiliki sistem peredam guncangan dan dapat mengalibrasi diri serta mencari serta melaporkan adanya kesalahan.
Mammoth menggunakan ECC Reed Solomon dua level yang dapat membetulkan kesalahan dengan menuliskan ulang blok yang bersangkutan pada track yang sama Mammoth 2 (12) memecahkan standar kecepatan dan kapasitas pita Jika kecepatan mula hanya 12 Mbps dan dengan kapasitas maksimal 60 GB, maka dengan antarmuka Ultra 2LVD SCSI dan dengan head mulcharta serta algoritma pembetulan kesalahan ECO kompresi dengan ALDC Adapun Londess Data Compression), kapasitas maksimalnya menjadi 150 GB dan kecepatannya
sebesar 30 Mbps Mammoth Inilah yang membuat perkembangan drastis pada teknologi pita yang dahulunya dikenal sebagal peranti perekam yang kecepatannya sangat jauh tertinggal dibandingkan dengan piringan magnetik
G. Teknologi AIT 

Teknologi AIT  memanfaatkan chip MIC yang berupa EEPROM 64KB Fungsi chip ini adalah untuk merekam semua informasi yang kalau pada pita lain selalu terdapat dalam segmen pertama informasi yang dimaksud antara lain berupa indeks yang menandai lokasi data dalam berkas. Saat pita dimasukkan ke dalam drive konektor di dalam drive akan terhubung chip MIC Karena lokan data dalam berkas dapat diketahui langsung dari chip MIC, maka drive dapat memperkirakan seberapa jauh harus menggulung, dan tidak perlu membaca tanda alamat seperti yang ada di pita pada umumnya. Saat lokasi data hampir tercapai, kecepatan putaran berkurang, dan motor mengurang
kecepatan untuk mulai membaca tanda identitas alamat guna mencari lokasi data yang sebenarnya. Hasil dari teknologi ini adalah kecepatan yang jauh meningkat sampai 150 kali kecepatan pita normal. Selain itu, keausan media menjadi terkurangi karena haid hanya membaca tanda identitas alamat setelah mendekati lokasi berkas yang diminta saja. AIT juga memanfaatkan teknologi ALDC (Advanced Lossless Data Compression) milik IBM. Selain itu AIT juga menerapkan ECC read-while-write yang mendeteksi dan membetulkan kesalahan penulisan. Sebagai tambahan, integritas data lebih diperbaik dengan pemanfaatan teknologi AME (Advanced Metal Evaporate) Media pita biasanya berupa lapisan bahan magnetik yang terbuat dari partikel metal atau oksida dengan berbagai kekuatan magnet, yang dikombinasi dengan bahan perekat
untuk merekatkan bahan tersebut ke pita plastik. Pelapisan media dapat dilakukan dengan penyemprotan. Namun, cara ini dapat berakibat pada terkontaminasinya media dengan bahan kimia lain yang berakibat pada pemirunan kualitas perekaman. Teknologi AME menggunakan ruangan hampa udara berisi partikel metal yang diuapkan. Karenanya, molekul magnetik ini lebih menyatu tanpa menggunakan perekat. Kemudian, lapisan tersebut ditutup
dengan karban yang sangat keras menyerupai intan DLC (Diamond Like Carbon) untuk menjaga lapisan magnetik dibawahnya dari keausan atau goresan Dengan adanya pemanfaatan teknologi AME ini, maka usia pita AIR lebih lama pada generasi ketiga. AYAT 3 memiliki kapasitas mencapai 100 gigabyte tanpa komprei dan dengan kecepatan transfer 28 Mbps atau 260 pgabyte dengan kompresi dan kecepatan 12 Mbps pada teknologi generasi berikutnya. Super-AIT (SAIT). yang memanfaatkan fitur AIR berkerapatan tinggi kapasitas tanpa kompresinya menjadi 500 gigabyte
H. Digital Linear Tape

Digital Linear Tape (DLT) buatan DEC (Digital Equipment Corporation) dibuat pertama kali pada pertengahan 1980, diterapkan pada mesin MicroVAX yang akhirnya dipergunakan oleh Quantum Corporation pada 1994 Pita DLT lebih lebar 60 dibandingkan dengan pita mm dan merupakan pita magnetik yang terlebar track penyimpanannya 128 atau 208. Hal yang unik pada pita DLT terletak pada rancangan mekanisme head nya, yaitu HGA (Head Guide
Assembly) HGA yang berbentuk seperti bumerang yang terbuat dari plat aluminium ini memungkinkan minimalisasi kontak antara pita dengan head tersebut sehingga memperpanjang wapita maupum bead DLT juga memiliki sistem pengendali akselerasi dan penurunan kecepatan pita dengan tepat
serta didesain untuk dapat membersihkan diri. Hal ini membuat kontak antara pita dan head terjadi dengan baik schingga usia head sekitar 30.000 jam — jauh lebih tinggi dibandingkan dengan usia bead peranti Smm yang hanya 2000 jam.
Keunggulan DLT yang lain adalah indeks berkas yang terletak di akhir pita, yang
memungkinkan hend menemukan track tempat berkas berada dengan cepat. Fitur ini membuat produk produk DLT dapat menemukan berkas apa saja dalam pita berkapasitas 20 gigabyte dalam rata-rata waktu 45 detik untuk mencegah kesalahan. DLT menggunakan pendekatan berlapis, dimulai dengan pemanfaatan chip ASIC (Application-specific Integrated Circuit) yang membuat kode pembetulan kesalahan ECC Reed Solomon sebanyak 16 KB di setiap 61 KB data pemakai. CRC (Cyclic Redundancy Code) 64-bit serta EDC (Error detection Code) untuk setiap 4 KB data Hal ini masih ditambah lagi dengan verifikasi

2. Hard Disk

Harddisk adalah sebuah komponen perangkat keras yang menyimpan data sekunder dan berisi piringan magnetis.Harddisk diciptakan pertama kali olehi nsinyur IBM, Reynold Johnson di tahun1952. Harddisk pertama tersebut terdiri dari 50 piringan berukuran 2 kaki (0,6 meter) dengan kecepatan rotasinya mencapai 1.200 rpm (rotation per minute) dengan kapasita spenyimpanan 5 MB. Harddisk zaman sekarang sudah ada yang hanya selebar 0,6 cm dengan kapasitas 750 GB. Jika dibuka, terlihat mata cakram keras pada ujung lengan bertuas yang menempel pada piringan yang dapat berputar. Rangkaian penguat, DSP (digital signal precessor), chip memory, konektor, spindle, dan actuator arm motor controller. Arus membongkar CP sampai dengan Gbytes. Ukuran kapasitas yang sangat besar ini sangat menguntungkan dalam hal penyimpanan data. Seperti halnya floppy disk dan Iomega Zip drive, harddisk juga dapat menangani penulisan berulang kali dengan kecepatan yang relatif jauh lebih cepat dibandingkan dengan floppy disk. Tapi sayangnya, terdapat kendala dalam segi mobilitas, karena untuk memindah-mindahkan harddisk berarti (harddisk tersimpan di dalam CPU). Ternyata, kendala ini telah dapat diatasi dengan adanya konsep Removable Harddisk. Hardsik dibentuk berupa cartridge, yang dipasang pada removable rack yang terambung pada power supplay dan kabel data IDE Interface-nya. Data yang disimpan dalam harddisk tidak akan hilang ketika tidak diberi tegangan listrik. Dalam sebuah harddisk, biasanya terdapat lebih dari satu piringan untuk memperbesar kapasitas data yang dapat ditampung. Dalam perkembangannya kini harddisk secara fisik menjadi semakin tipis dan kecil namun memiliki daya tampung data yang sangat besar. Harddisk kini juga tidak hanya dapat terpasang di dalam perangkat (internal) tetapi juga dapat dipasang di luar perangkat (eksternal) dengan mengguna kankabel USB ataupun FireWire. Hard disk dapat dibedakan menjadi dua golongan, yaitu

a. Nonremovable hard disk

Nonremovable hard disk biasa disebut fixed disk karena memang diletakkan di dalam unit sistem dan tidak dimaksudkan untuk dibawa bepergiian. Dalam prakteknya, pada saat ini umum dijumpai peranti yang memungkinkan hard disk diletakkan di luar unit sistem.

b. Removable hard disk

Removable hard disk adalah jenis hard disk yang hanya mengandung satu piringan atau dua piringan yang dilengkapi dengan head baca-tulis. Peranti seperti ini kadangkala disebut hard disk cartridge.

3. Floppy Disk

Image for post

Floppy disk drive yang menjadi standar pemakaian terdiri dari 2 ukuran yaitu 5.25” dan 3.5” yang masing-masing memiliki 2 tipe kapasitas Double Density (DD) dan High Density (HD). Floppy disk 5.25” kapasitasnya adalah 360 Kbytes (untuk DD) dan 1.2 Mbytes (untuk HD). Sedangkan floppy disk 3.5” kapasitasnya 720 Kbytes (untuk DD) dan untuk HD). Kapasitas yang dapat ditampung oleh floppy disk memang cenderung kecil, apalagi jika dibandingkan dengan kebutuhan transfer dan penyimpanan data yang makin lama makin besar. Floppy disk hanya dapat menyimpan file teks, karena keterbatasan kapasitas. Walaupun demikian, penulisan pada floppy disk dapat dilakukan berulang-ulang, walaupun memakan waktu yang relatif lama. Keterbatasanyang disebut dengan Iomega Zip Drive. Perangkat ini terdiri dari floppy drive dan cartridge floppy khusus, yang mampu menampung samapai hampir 100MB data. Jumlah ini jelas memungkinkan untuk menampung file multimedia dan grafik yang sebelumnya tidak dimungkinkan untuk disimpan dalam floppy disk.

4. Zip Disk

Image for post

Di lingkungan PC terdapat peranti yang sifatnya seperti disket dalam arti dapat dibawa-bawa, tetapi memiliki kapasitas yang lebih tinggi. Iomega Corporation memproduksi peranti yang disebut Zip Drive. Peranti ini dihubungkan ke komputer melalui port printer, USB, maupun SCSI. Media penyimpanannya diberi nama Zip Disk. Media ini memiliki kapasitas 250 megabyte untuk dihubungkan ke port paralel atau SCSI dan 750 megabyte untuk hubungan USB. Ukurannya sedikit lebih besar dibandingkan dengan disket dan dengan ketebalan dua kali.

5. Piringan Optik

Piringan optik adalah piringan yang dapat menampung data hingga ratusan atau bahkan ribuan kali dibandingkan disket. Piringan optik dapat berupa CD dan DVD.

a. CD (Compact Disc)

Image for post

CD ROM(Compact disc — Read Only Memory) adalah sebuah piringan kompak dari jenis piringan optik(optical disc) yang dapat menyimpan data yang cukup besar. Ukuran data yang dapat disimpan saat ini bisa mencapai 700Mb. Mulai tahun 1983 sistem penyimpanan data di optical disc mulai diperkenalkan dengan diluncurkannya Digital Audio Compact Disc. Sejak saat itu mulai berkembanglah teknologi penyuimpanan pada optical disc. CD-ROM terbuat dari resin (polycarbonate) dan dilapisi permukaan yang sangat reflektif seperti alumunium. Informasi direkam secara digital sebagai lubang-lubang mikroskopis pada permukaan yang reflektif. Proses ini dilakukan degan menggunakan laser yang berintensitas tinggi. Permukaan yang berlubang ini kemudian dilapisi oleh lapisan bening. Informasi dibaca dengan menggunakan laser berintensitas rendah yang menyinari lapisan bening tersebut sementara motor memutar disk. Intensitas laser tersebut berubah setelah mengenai lubang-lubang tersebut kemudian terefleksikan dan dideteksi oleh fotosensor yang kemudian dikonversi menjadi data digital.

Penulisan data pada CD-ROM hanya dapat dilakukan sekali saja. Walaupun demikian, optical disk ini memiliki keunggulan dari segi mobilitas. Bentuknyayang kecil dan tipis memudahkannya untuk dibawa-bawa. Kapasitas penyimpanannya pun cukup besar, yaitu 650 Mbytes. Sehingga media ini biasanya digunakan untuk menyimpan data-data sekali tulis saja, seperti installer, file lagu (mp3), ataupun data statik lainnya.

b. DVD

Image for post

DVD adalah generasi lanjutan dari teknologi penyimpanan dengan menggunakan media optical disc. DVD memiliki kapastias yang jauh lebih besar daripada CD-ROM biasa, yaitu mencapai 9 Gbytes. Teknologi DVD ini sekarang banyak dimanfaatkan secara luas oleh perusahaan musik dan film besar, sehingga menjadikannya sebagai produk elektronik yang paling diminati dalam kurun waktu 3 tahun sejak diperkenalkan pertama kali. Perkembangan teknologi DVD-ROM pun lebih cepat dibandingkan CD-ROM. 1x DVD-ROM memungkinkan rata-rata transfer data 1.321 MB/s dengan rata-rata burst transfer 12 MB/s.

Semakin besar cache (memori buffer) yang dimiliki DVD-ROM, semakin cepat penyaluran data yang dapat dilakukan. DVD menyediakan format yang dapat ditulis satu kali ataupun lebih, yang disebut dengan Recordable DVD, dan memiliki 6 macam versi, yaitu :

· DVD-R for General, hanya sekali penulisan

· DVD-R for Authoring, hanya sekali penulisan

· DVD-RAM, dapat ditulis berulang kali

· DVD-RW, dapat ditulis berulang kali

· DVD+RW, dapat ditulis berulang kali

· DVD+R, hanya sekali penulisan

Setiap versi DVD recorder dapat membaca DVD-ROM disc, tetapi memerlukan jenis disc yang berbeda untuk melakukan pembacaan. Kompatibilatas antara jenis recorder dengan jenis disc dapat dilihat pada tabel di bawah ini.

· DVD unit

· DVD-R(G) unit

· DVD-R(A) unit

· DVD-RW unit

· DVD-RAM unit

· DVD+RW unit

· DVD-ROM

6. USB Flash Disk

Image for post

Adalah piranti penyimpan dari floppy drive jenis lain yang mempunyai kapasitas memori 128 MB, dengan menggunakan kabel interface jenis USB (Universal Serial Bus), sangat praktis dan ringan dengan ukuran berkisar 96 x 32 mm dan pada bagian belakang bentuknya agak menjurus keluar, digunakan untuk tempat penyimpanan baterai jenis AAA dan terdapat port USB yang disediakan penutupnya yang berbentuk sama dengan body utamanya dan juga mempunyai layar LCD yang berukuran 29,5 x 11 mm.

Flash disk dapat digunakan untuk berbagai keperluan seperti :

· Sebagai storage (penyimpan data)

· Sebagai MP3 player

· Sebagai voice recording

· Sebagai FM Tuner (radio)

Pada teknologi masa kini, flash memory mengalami perkembanganpenyimpan data dengan kapasitas menjadi 512 MB (megabyte) hingga 1 GB (gigabyte) dan dengan ukuran sekitar 18 x 16,5 x 7,5 mm yang mempunyai kemampuan transfer data sekitar 480 Mbps, sehingga untuk pengunaan file dengan memori 120 Mb, dapat melakukan pembacaan data sekitar 88 Mbps dan untuk penulisan data sekitar 5 Mbps. Bentuknya anekaragam ada yang seukuran lebih kecil atau lebih besar dari keluaran pertamanya. Bahkan saat ini ada yang berkapasitas sekitar 2, 2 GB dengan ukuran seperti kotak kecil.Flash disk mempunyai kemampuan transfer data untuk penulisan mencapai 350 Kbps, sedangkan untuk pembacaan mencapai 665 Kbps. Pada perlengkapan pendukungnya tersedia peralatan earphone, baterai jenis AAA, kabel ektensi USB dan CD driver flash disk untuk install. Untuk versi windows ME, windows 2000 dan windows XP sudah dapat mendeteksi untuk konfigurasi flash disk, kecuali sistem operasi windows 98 belum dapat mendeteksi secara otomatis, jadi harus diinstall driver-nya terlebih dahulu.

7.  Smart Card

Image for post

Smart card atau kartu cerdas umumnya berupa kartu plastik yang dilengkapi dengan sebuah cip. Pada cip inilah tergantung memori, processor, dan bahkan sistem operasi. Pada dekade 1990-an Bank Exim dan Bank Bri menggunakan smart card untuk menyimpan data tabungan namun kini produk-produk tersebut tak ada lagi. Yang umum saat ini, Smart Card digunakan untuk kartu telefon prabayar.

8. Kartu Memori

Image for post

Kartu memori ( memory card ) jenis penyimpan permanen yang bisa digunakan pada PDA ataupun kamera digital. Saat ini terdapat aneka ragam kartu memori. Beberapa contoh yaitu Compact Flash, smart media card dan secure digital card. Ukuran medianya juga berpariasi. Sebagai contoh, compact plash berukuran 43mm x 36mm x 3,3mm. Kapasitas penyimpan sangat berpariasi, dari 2 MB sampai dengan 8 GB.

Soal Latihan Sistem Komputer 

1. Jelaskan yang dimaksud penyimpanan Internal dan Eksternal?

2. Sebutkan dan jelaskan 2 contoh dari penyimpanan magnetic disk ?

3. Sebutkan dan jelaskan 2 contoh dari penyimpanan Optical disk ?

4. Sebutkan dan jelaskan  penyimpanan Optical disk ?

5. Sebutkan dan jelaskan  penyimpanan teknologi RAID ?

Senin, 25 Januari 2021

3.12 Menerapkan pengalamatan IP pada jaringan komputer

IP ADDRES


1.PENGANTAR


IP (Internet Protocol) Address merupakan alamat yang diberikan kepada komputer-komputer yang terhubung dalam suatu jaringan. IP Address terdiri dari dua bagian, yaitu: Network ID dan Host ID. Network ID menentukan alamat dalam jaringan (network address) sedangkan Host ID menentukan alamat dari peralatan jaringan yang sifatnya unik untuk membedakan antara satu mesin dengan mesin yang lain. Dimisalkan sebuah rumah, Network ID seperti alamat rumah dan Host ID seperti nomor rumah.


Berdasarkan perkembangannya IP Address dibagi menjadi dua jenis:

– IPv4 (Internet Protocol versi 4) merupakan IP Address yang terdiri dari 32 bit yang dibagi menjadi 4 segmen berukuran 8 bit.

– IPv6 (Internet Protocol versi 6) merupakan IP Address yang terdiri dari 128 bit yang digunakan untuk mengatasi permintaan IP Address yang semakin  meningkat.


IP Address terdiri dari 32 bit angka biner yang dituliskan dalam bentuk empat kelompok masing-masing kelompok terdiri dari delapan (oktaf) bit dipisahkan oleh tanda titik.

contoh : 11000000.101010000.00000000.01100100

IP Address dapat juga ditulis dalam bentuk angka desimal dalam empat kelompok, dari angka 0-255.

contoh : 192.168.0.100


2.Kelas IP


IP Address dibedakan menjadi 3 kelas, yaitu kelas A, kelas B, dan kelas C. Tujuan dibedakannya kelas IP adalah untuk menentukan jumlah komputer yang bisa terhubung dalam sebuah jaringan.


Kelas A

Terdiri dari 8 bit pertama digunakan untuk Network ID, dan 24 bit berikutnya merupakan Host ID. IP kelas A terdapat 126 Network, yakni dari nomor 1.xxx.xxx.xxx sampai dengan 126.xxx.xxx.xxx (xxx merupakan variable yang nilainya dari 0 sampai dengan 225).

– Format IP kelas A

0NNNNNNN.HHHHHHHH.HHHHHHHH.HHHHHHHH

(N = Network ID, H = Host ID)

– Bit pertama nilainya 0

– Network ID adalah 8 bit dan Host ID adalah 24 bit

– Bit pertama diisi antara 0 sampai dengan 127

– Range IP antara 1.xxx.xxx.xxx – 126.xxx.xxx.xxx

– Jumlah Network adalah 126 (untuk 0 dan 127 dicadangkan)

– Jumlah Host adalah 16.777.214

– Contoh IP Address 10.11.22.33 maka Network ID adalah 10 dan Host ID adalah 11.22.33


Jadi IP di atas mempunyai host dengan nomor 11.22.33 pada jaringan 10.


Kelas B

Terdiri dari 16 bit pertama digunakan untuk Network ID, dan 16 bit berikutnya merupakan Host ID. IP kelas B terdapat 16.384 Network, yakni dari nomor 128.0.xxx.xxx sampai dengan 191.255.xxx.xxx (xxx merupakan variable yang nilainya dari 0 sampai dengan 255).

– Format IP kelas B

10NNNNNN.NNNNNNNN.HHHHHHHH.HHHHHHHHH

(N = Network ID, H = Host ID)

– Bit pertama nilainya 10

– Network ID adalah 16 bit dan Host ID adalah 16 bit

– Bit pertama diisi antara 128 sampai dengan 191

– Range IP antara 128.0.xxx.xxx – 191.255.xxx.xxx

– Jumlah Network adalah 16.384 (64 x 256)

– Jumlah Host adalah 65.532

– Contoh IP Address 130.1.2.3 maka Network ID adalah 130.1 dan Host ID adalah 2.3


Jadi IP di atas mempunyai Host dengan nomor 2.3 pada jaringan 130.1


Kelas C

Terdiri dari 24 bit pertama digunakan untuk Network ID, dan 8 bit berikutnya merupakan Host ID. IP Kelas C terdapat 2.097.152 Network, yakni dari nomor 192.0.0xxx sampai dengan 223.255.255.xxx (xxx merupakan variable yang nilainya dari 0 sampai dengan 255).

– Format IP kelas C

110NNNNN.NNNNNNNN.NNNNNNNN.HHHHHHHH

(N = Network ID, H = Host ID)

– Bit pertama nilainya 110

– Network ID adalah 24 bit dan Host ID adalah 8 bit

– Bit pertama diisi antara 192 sampai dengan 223

– Range IP antara 192.0.0.xxx – 233.255.255.xxx

– Jumlah Network adalah 2.097.152 (32 x 256 x 256)

– Jumlah Host adalah 254

– Contoh IP Address 192.168.0.100 maka Network ID adalah 192.168.0 dan Host ID adalah 100


Jadi IP di atas mempunyai host dengan nomor 100 pada jaringan 192.168.0


3. IP Address Private


IP Address Private merupakan alamat-alamat IP yang disediakan untuk digunakan pada jaringan local (LAN). IP Address Private digunakan untuk komunikasi pada jaringan yang tidak langsung dengan internet.


– IP Address Private Kelas A memiliki Range IP Address antara 10.0.0.1 – 10.255.255.254

– IP Address Private Kelas B memiliki Range IP Address antara 172.16.0.1 – 172.31.255.254

– IP Address Private Kelas C memiliki Range IP Address antara 192.168.0.1 – 192.168.255.254


4.IP Address Public


IP Address Public merupakan alamat-alamat IP yang disediakan untuk digunakan pada jaringan internet.


IP jenis ini :

a. Harus daftarkan ke ICANN (Internet Corporation for Assigned Names and Numbers) atau InterNIC.

b. Ada biaya registrasinya.


IP Address Public banyak digunakan pada webserver, e-mail server dan gateway/proxy server.


Konfigurasi IP Address


1.Langkah-Langkah Konfigurasi IP Address

Konfigurasi IP Address di Windows 7


1. Klik kanan MY NETWORK PLACE di desktop > PROPERTIES


2. Klik kanan LOCAL AREA CONNECTIONS > PROPERTIES


3. Klik ganda pada INTERNET PROTOCOL (TCP/IP)

atau klik INTERNET PROTOCOL (TCP/IP) > pilih PROPERTIES


4. Selanjutnya, klik pada USE THE FOLLOWWING IP ADDRESS, kemudian :

> Isilah IP Address pada kolom IP Address

> Isilah Subnetmask nya.

Saat mouse kita klik ke kolom subnetmask maka akan

terisi secara otomatis sesuai dengan kelas dari IP Address

(Windows 2000 Server, Windows XP, Windows 2003 Server).


5. Selanjutkan klik OK > OK


Maka IP Address komputer kita sudah tersetting, untuk mengetahui apakah kita telah benar melakukan prosedur ini, lakukan pengujian untuk melihat IP Address komputer. Lihat di Command untuk IP Address.


2.Melihat IP Address Komputer


IPCONFIG


Kadangkala kita belum mengetahui berapa nomor IP Address komputer yang sedang kita gunakan.

Berikut adalah langkah-langkah untuk MENGETAHUI IP ADDRESS KOMPUTER.


1. Klik START > RUN > ketik COMMAND atau CMD (Win XP) > enter

2. Akan tampil layar Command Prompt > ketik IPCONFIG /all > enter

3. Maka akan tampil informasi mengenai IP Address komputer yang sedang dipakai.


3.Melihat Koneksi Jaringan


PING (Packet Internet Gropher)


Bagaimana caranya untuk mengetahui apakah koneksi jaringa kita ke komputer lainnya dalam kondisi bagus ?


Berikut adalah langkah-langkah untuk mengetahui kualitas jaringan komputer kita.


1. Klik START > RUN > ketik COMMAND atau CMD (Win XP) > enter

2. Akan tampil layar Command Prompt > ketik PING ipaddress_tujuan > enter

3. Maka akan tampil informasi mengenai koneksi komputer kita ke komputer tujuan.


Ini adalah kemungkinan-kemungkinan hasil command PING :


1. “Refly from ip_tujuan: bytes=32 time<1ms TTL=64” dan 0% loss


=> artinya koneksi komputer kita ke komputer ip_tujuan bagus


2. “Request timed out” atau “Destination host unreacheble”


=> artinya tidak adanya koneksi ke komputer ip_tujuan bisa karena tidak satu kelas dan satu network ID atau kabel tidak terpasang


4.Konfigurasi IP Address


CASE 1 – IP Address dengan Class sama, Network ID berbeda


Siswa dibagi menjadi beberapa kelompok, masing-masing kelompok akan mengkonfigurasi IP Address komputernya dengan konfigurasi sebagai berikut :


Kelompok 1 : IP Address Class C : 192.168.1.x subnetmask 255.255.255.0

Kelompok 2 : IP Address Class C : 192.168.2.x subnetmask 255.255.255.0

Kelompok 3 : IP Address Class C : 192.168.3.x subnetmask 255.255.255.0


Kemudian lakukan pengujian koneksi jaringan dengan perintah PING ke IP tujuan.

Bagaimana hasilnya ?


CASE 2 – IP Address dengan Class berbeda


Masing-masing kelompok melakukan konfigurasi IP Address komputer sebagai berikut :


Kelompok 1 : IP Address Class A : 10.x.x.x subnetmask 255.0.0.0

Kelompok 2 : IP Address Class B : 172.16.x.x subnetmask 255.255.0.0

Kelompok 3 : IP Address Class C : 192.168.1.x subnetmask 255.255.255.0


Kemudian lakukan pengujian koneksi jaringan dengan perintah PING ke IP tujuan.

Bagaimana hasilnya ?


CASE 3 – IP Address dengan Class sama, Network ID sama


Masing-masing kelompok melakukan konfigurasi IP Address komputer sebagai berikut :


Kelompok 1 : IP Address Class C : 192.168.1.1 subnetmask 255.255.255.0

Kelompok 2 : IP Address Class C : 192.168.1.2 subnetmask 255.255.255.0

Kelompok 3 : IP Address Class C : 192.168.1.3 subnetmask 255.255.255.0


Sumber : https://tcbae.wordpress.com/pengalamatan-ip/


LATIHAN KJD 

1. Apakah yang dimaksud dengan IP Address ?

2. Apa perbedaan IPV4 dengan IPV6 ?

3. IP Address dibedakan menjadi 3 kelas, yaitu kelas A, kelas B, dan kelas C. Tujuan dibedakannya kelas IP adalah untuk menentukan jumlah komputer yang bisa terhubung dalam sebuah jaringan. maka dari itu jelaskan masing-masing kelasnya ?

4. Apa yang dimaksud dengan IP Address Private dan IP Address Public ?

5. Apa fungsi dari IPCONFIG ? dan bagaimana cara mengetahui IP Address ?

3.8 Mengevaluasi Database Server

Apa Itu Database Server ?


Definisi Database Server

Database server adalah program komputer yang menyediakan layanan data lainnya ke komputer atau program komputer, seperti yang ditetapkan oleh model klien-server. Istilah ini juga merujuk kepada sebuah komputer yang didedikasikan untuk menjalankan program server database. Database sistem manajemen database yang sering menyediakan fungsi server, dan beberapa DBMSs (misalnya, MySQL) secara eksklusif bergantung pada model klien-server untuk akses data.

Apa fungsi dari database server? 

Database server menyediakan beberapa manfaat yaitu:


Semua data untuk organisasi dapat disimpan di satu lokasi.

Database server menambahkan tingkat keamanan data.

Database server menyediakan layanan database management service dimana data disusun

Dengan cara tertentu sehingga meningkatkan pencarian dan pengambilan data.

Beberapa client dapat mengakses data yang disimpan di database server dalam satu waktu tanpa saling menggangu satu sama lain.

Bagaimana Database Server Bekerja ?

Client-server model dapat diartikan sebagai model dari suatu sistem yang membagi proses sistem antara server yang mengolah database dan client yang menjalankan aplikasi. Database server mengurangi beban akses data oleh client pada server. Database dapat diakses oleh beberapa client secara bersamaan dimana data yang diakses hanya atau diubah berasal dari satu sumber yaitu database pada server.


Server tersebut diakses baik melalui suatu "front end" yang berjalan di komputer pengguna yang menampilkan data yang diminta atau "back end" yang berjalan pada server dan menangani tugas-tugas seperti analisis data dan penyimpanan.


Dalam model master-slave, database server master adalah lokasi pusat dan utama data sementara database server budak disinkronisasi backup dari master bertindak sebagai proxy.


Beberapa contoh dari server basis data Oracle, DB2, Informix, Ingres, SQL Server. Setiap server menggunakan query sendiri logika dan struktur. Bahasa query SQL kurang lebih sama di semua server database.


Jenis-jenis software program Database Server:


MySQL




MySQL merupakan sebuah perangkat lunak system manajemen basis data SQL (bahasa inggris : data management system) atau DNMS yang multithread, multi-user, dengan sekitar 6 juta instalasi di seluruh dunia. MySQL AB membuat MySQL tersedia sebagai perangkat lunak gratis di bawah lisensi GNU General Public Licenci (GPL), tetapi mereka juga menjual dibawah lisensi komersial untuk kasus-kasus dimana penggunaannya tidak cocok dengan penggunaan GPL . Tidak seperti Apache yang merupakan software yang dikembangkan oleh komunitas umum, dan cipta untuk code sumber dimiliki oleh penulisnya masing-masing, MySQL dimiliki dan disponsori oleh sebuah perusahaan komersial Swedia yaitu MySQL AB. MySQL AB memegang penuh hak cipta hampir atas semua kode sumbernya. Kedua orang Swedia dan satu orang Finlandia yang mendirikan MySQL AB adalah : david axmark, allan larsson, dan Michael “monthy widenius.


Kelebihan MySQL antara lain :

1. Portabilitas. MySQL dapat berjalan stabil pada berbagai sistem operasi seperti Windows, Linux, FreeBSD, Mac Os X Server, Solaris, Amiga, dan masih banyak lagi.

2. Free (bebas didownload) MySQL didistribusikan secara open source, dibawah lisensi GPL sehingga dapat digunakan secara cuma-cuma.

3. stabil dan tangguh, fleksibel dengan berbagai pemrograman 

4. Security yang baik & mendukung transaksi

5. dukungan dari banyak komunitas & perkembangan software yang cukup cepat

6. kemudahan management database 



ORACLE




Oracle adalah relational database management system (RDBMS) untuk mengelola informasi secara terbuka, komprehensif dan terintegrasi. Oracle Server menyediakan solusi yang efisien dan efektif karena kemampuannya dalam hal sebagai berikut:

·         Dapat bekerja di lingkungan client/server (pemrosesan tersebar)

Menangani manajemen space dan basis data yang besar

Mendukung akses data secara simultan

Performansi pemrosesan transaksi yang tinggi

Menjamin ketersediaan yang terkontrol

Lingkungan yang terreplikasi

Database merupakan salah satu komponen dalam teknologi informasi yang mutlak diperlukan oleh semua organisasi yang ingin mempunyai suatu sistem informasi yang terpadu untuk menunjang kegiatan organisasi demi mencapai tujuannya. Karena pentingnya peran database dalam sistem informasi, tidaklah mengherankan bahwa terdapat banyak pilihan software Database Management System (DBMS) dari berbagai vendor baik yang gratis maupun yang komersial. Beberapa contoh DBMS yang populer adalah MySQL, MS SQL Server, Oracle, IBM DB/2, dan PostgreSQL.


Kelebihan Dan Kekurangan Oracle

Fleksibilitas adalah kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan berbagai kebutuhan dan kondisi khusus yang dapat berubah-ubah. Sebagai contoh, organisasi yang besar membutuhkan server yang terdistribusi dan memiliki redundancy sehingga pelayanan bisa diberikan secara cepat dan tidak terganggu jika ada server yang mati. Organisasi tersebut juga mempunyai berbagai macam aplikasi yang dibuat dengan beragam bahasa pemrograman dan berjalan di berbagai platform yang berbeda. Oracle memiliki banyak sekali fitur yang dapat memenuhi tuntutan fleksibilitas dari organisasi besar tersebut. Berbagai fitur tersebut membuat Oracle menjadi DBMS yang rumit dan sulit untuk dipelajari, namun itu adalah harga yang harus dibayar untuk mendapatkan fleksibilitas yang dibutuhkan dalam sistem informasi di organisasi yang berukuran besar.

Skalabilitas mengacu pada kemampuan untuk terus berkembang dengan penambahan sumber daya. Organisasi yang besar harus mampu melakukan transaksi data dalam volume yang besar dan akan terus bertambah besar. Jika dijalankan hanya pada satu server saja, MySQL memang bisa berjalan lebih cepat daripada Oracle. Namun jika satu server sudah tidak bisa lagi menangani beban yang terus bertambah besar, kinerja MySQL mengalami stagnasi karena keterbatasan server tersebut. Namun Oracle mendukung fitur Grid yang dapat mendayagunakan lebih dari satu server serta data storage dengan mudah dan transparan. Hanya dengan menambahkan server atau data storage ke dalam Oracle Grid, maka kinerja dan kapasitas Oracle dapat terus berkembang untuk mengikuti beban kerja yang terus meningkat.

Demikianlah salah satu (atau dua) keunggulan dari Oracle. Tidaklah mengherankan bahwa meskipun Oracle merupakan DBMS yang paling rumit dan paling mahal di dunia, perusahaan-perusahaan besar memilih Oracle dan tidak menggunakan DBMS seperti MySQL yang gratis karena mereka membutuhkan fleksibilitas dan skalabilitas dalam sistem informasi yang mereka gunakan.


FIREBIRD



 


Firebird adalah salah satu aplikasi RDBMS (Relational Database Management System) yang bersifat open source. Awalnya adalah perusahaan Borland yang sekitar tahun 2000 mengeluarkan versi beta dari aplikasi database-nya InterBase 6.0 dengan sifat open source. Namun entah kenapa tiba-tiba Borland tidak lagi mengeluarkan versi InterBase secara open source, justru kembali ke pola komersial software. Tapi pada saat yang bersamaan programmer-progammer yang tertarik dengan source code InterBase 6.0 tersebut lalu membuat suatu team untuk mengembangkan source code database ini dan kemudian akhirnya diberinama Firebird.


Firebird (juga disebut FirebirdSQL) adalah sistem manajemen basisdata relasional yang menawarkan fitur-fitur yang terdapat dalam standar ANSI SQL-99 dan SQL-2003. RDBMS ini berjalan baik di Linux, Windows, maupun pada sejumlah platform Unix. Firebird ini diarahkan dan di-maintain oleh FirebirdSQL Foundation. Ia merupakan turunan dari Interbase versi open source milik Borland. Karena itulah Interbase dan Firebird sebenarnya mempunyai CORE yang sama karena awalnya sama” dikembangkan oleh Borland.


Kemampuan dan Kelebihan Firebird


Beberapa kemampuan dari open source DBMS ini antara lain: - Firebird support dengan transaksi layaknya pada database komersial lainnya. Sebuah transaksi bisa di-commit atau di-rollback dengan mudah. Bahkan Firebird support dengan savepoint pada suatu transaksi dan kita bisa melakukan rollback kembali ke savepoint yang kita tentukan tadi (ini mirip seperti fasilitas pada Oracle). -Firebird menggunakan sintaks standard untuk menciptakan suatu foreign key -Firebird support row level locks, secara default Firebird menggunakan apa yang disebut dengan multi-version concurrency system. Ini artinya bahwa semua session pada database akan melihat data yang lama sampai data yang baru sudah di-commit ke dalam database. Sebagai alternative untuk locking juga bisa digunakan perintah select… for update with lock -Firebird support stored procedure dan triggers dengan bahasa yang standard sehingga tidak akan membingungkan bagi Anda yang ingin belajar. Triggers pada Firebird mirip seperti yang dijumpai dalam Oracle yaitu menggunakan before atau after insert, update atau delete. Ini berbeda dengan sistem trigger pada Sybase atau MS SQL Server yang menggunakan tabel virtual inserted dan deleted. -Firebird bisa melakukan replikasi, solusi untuk replikasi kebanyakan dibuat oleh pihak ketiga, tetapi sebenarnya teknik replikasi ini seperti konsep trigger yang selalu memonitor adanya operasi insert, update atau delete ke dalam database. -Firebird support dengan multiple data file, ya, Firebird bisa menggunakan lebih dari satu file sebagai single logic database. Ini sangat berguna bagi para DBA (Database Administrator) untuk mengadministrasi database. -Software untuk mengadministrasi mudah didapat karena banyak sekali software untuk mengadministrasi database Firebird, misalnya saja EMS IB Manager, IBConsole, isql, FBManager, Marathon dan banyak lagi yang lainnya. Aplikasi tersebut ada yang komersial atau bahkan ada yang open source. -Library connection untuk Firebird yang sudah tersedia ada banyak, ada driver untuk ODBC, JDBC bahkan .NET database provider. Bahkan dari PHP juga sudah disediakan library untuk koneksi ke database Firebird ini. -Banyaknya fasilitas support dan maintenance karena banyaknya komunitas Firebird. Di Indonesia sendiri komunitas yang sering menggunakan Firebird biasanya adalah programmer Delphi. 


MICROSOFT SQL SERVER 2000





Microsoft SQL Server 2000 adalah perangkat lunak relational database management system (RDBMS) yang didesain untuk melakukan proses manipulasi database berukuran besar dengan berbagai fasilitas. Microsoft SQL Server 2000 merupakan produk andalan Microsoft untuk database server. Kemampuannya dalam manajemen data dan kemudahan dalam pengoperasiannya membuat RDBMS ini menjadi pilihan para database administrator.

DBMS merupakan suatu system perangkat lunak untuk memungkinkan user (pengguna) untuk membuat, memelihara, mengontrol, dan mengakses database secara praktis dan efisien. Dengan DBMS, user akan lebih mudah mengontrol dan mamanipulasi data yang ada. Sedangkan RDBMS atau Relationship Database Management System merupakan salah satu jenis DBMS yang mendukung adanya relationship atau hubungan antar table. RDBMS (Relational Database Management System) adalah perangkat lunak untuk membuat dan mengelola database, sering juga disebut sebagai database engine. Istilah RDBMS, database server-software, dan database engine mengacu ke hal yang sama; sedangkan RDBMS bukanlah database. Beberapa contoh dari RDBMS diantaranya Oracle, Ms SQL Server, MySQL, DB2, Ms Access.


VISUAL FOXPRO 6.0




Pada tahun 1984, Fox Software memperkenalkan FoxBase untuk menyaingi dBase II Ashton-Tate. Pada saat itu FoxBase hanyalah perangkat lunak kecil yang berisi bahasa pemrograman dan mesin pengolah data. FoxPro memperkenalkan GUI (Graphical Unit  Interface) pada tahun  1989.  FoxPro  berkembang menjadi Visul FoxPro pada tahun 1995. kemampuan pemrogrman prosural tetap dipertahankan dan dilengkapi dengan pemrograman berorietasi objek. Visual FoxPro  6.0 dilengkapi dengan kemampuan untuk berinteraksi dengan  produk desktop dan client/server lain dan juga dapat membangun aplikasi yang berbasis Web. Dengan adanya Visual Studio,  FoxPro  menjadi  anggotanya.  Sasaran  utama  Visual  Studio  adalah menyediakan alat bantu pemrogrman dan database untuk mengembangka perangkat lunak yang memenuhi tuntutan zaman.

Model data yang digunakan Visual FoxPro yaitu model relasional. Model Relasional merupakan model yang paling sederhana sehingga mudah di pahami oleh pengguna,  serta  merupakan  paling  popular  saat  ini.  Model  ini  menggunakan sekumpulan table berdimensi dua (yang disebut relasi atau table), dengan masing-masing relasi tersusun atas tupel atau   baris dan atribut. Relasi dirancang sedemikian rupa sehingga dapat menghilangkan kemubajiran data dan mengunakan kunci tamu untuk berhubungan dengan relasi lain.


DATABASE DEKSTOP PARADOX





Database desktop merupakan suatu program “Add-Ins”, yaitu program terpisah yang langsung terdapat pada Borland Delphi. Pada database desktop terdapat beberapa DBMS yang terintegrasi di dalamnya antara lain Paradox 7, Paradox 4, Visual dBase, Foxpro, Ms. SQL, Oracle, Ms. Acces, db2 dan interbase. Dari beberapa DBMS tersebut kita akan memilih salah satu yaitu Paradox yang akan dibahas lebih lanjut, khususnya Paradox 7. Dalam Paradox 7 ini, pada 1 file database hanya mengizinkan 1 tabel, berbeda dengan DBMS lain yang mengizinkan beberapa tabel pada 1 file database seperti pada Ms. Acces.


POSTGRE SQL




Postgre SQL merupakan tool untuk membuat database server yang bersifat open source yang memiliki licensi GPL (General Public License). Postgre SQL mendukung bahasa pemrograman seperti : SQL, C, C++, Java, PHP dan lainnya. Dengan lisensi GPL, PostgreSQL dapat digunakan, dimodifikasi dan didistribusikan oleh setiap orang tanpa perlu membayar lisensi (free of charge) baik untuk keperluan pribadi, pendidikan maupun komersil. Kebanyakan PostgreSQL tersedia untuk pengguna Linux.

 

MICROSOFT ACCESS 





Microsoft Access (atau Microsoft Office Access) adalah sebuah program aplikasi basis data komputer relasional yang ditujukan untuk kalangan rumahan dan perusahaan kecil hingga menengah. Aplikasi ini merupakan anggota dari beberapa aplikasi Microsoft Office, selain tentunya Microsoft Word, Microsoft Excel, dan Microsoft PowerPoint. Aplikasi ini menggunakan mesin basis data Microsoft Jet Database Engine, dan juga menggunakan tampilan grafis yang intuitif sehingga memudahkan pengguna. Versi terakhir adalah Microsoft Office Access 2007 yang termasuk ke dalam Microsoft Office System 2007.

Microsoft Access dapat menggunakan data yang disimpan di dalam format Microsoft Access, Microsoft Jet Database Engine, Microsoft SQL Server, Oracle Database, atau semua kontainer basis data yang mendukung standar ODBC. Para pengguna/programmer yang mahir dapat menggunakannya untuk mengembangkan perangkat lunak aplikasi yang kompleks, sementara para programmer yang kurang mahir dapat menggunakannya untuk mengembangkan perangkat lunak aplikasi yang sederhana. Access juga mendukung teknik-teknik pemrograman berorientasi objek, tetapi tidak dapat digolongkan ke dalam perangkat bantu pemrograman berorientasi objek. 

sumber : http://satriamecha.blogspot.com/2014/08/apa-itu-database-server.html


LATIHAN ASJ

1. Jelaskan yang dimaksud dengan Database server !

2. Sebutkan 5 software database beserta penjelasanya !

3. Jelaskan cara kerja database server !

4. jelaskan 3 manfaat  dari database server !

3.8. Menganalisis memori berdasarkan karakterisrik sistem memori (lokasi, kapasitas, satuan, cara akses, kinerja, tipe fisik, dan karakterisrik fisik)

ANALISIS MEMORI BERDASARKAN KARAKTERISTIK SISTEM MEMORI Sistem Memori ( Memori )  adalah komponen-komponen elektronik yang menyimpan perinta...